1/06/2012

AKHIR CERITA kita....

hmm.. jangan pada bingung ya sama cerpenku satu ini ._. sungguh aku tak tau bagaimana membuat cerpen yang bagus atau menarik... DISIMAK YA :)
 ------>AKHIR CERITA<-------
aku terdiam memandang langit didanau. Hmmmh, Dingin sekali udara pagi itu. Tiba2 ada rehan sahabat kecilku sungguh aku sudah lama tak bertemu. Dia terlihat sangat berbeda,dia terlihat cool.
Rehan: "hay vinott, apa kabarmu? Haha.."
Arghh, mengapa dia masih memanggilku vinot .
Vina: "Mengapa kamu tetap memanggilku vinot? Tak berubah..''
Rehan: "itu nama panggilan sayang tau "
Vina: "haha.. Yakin? *sambil mencubit pipi rehan* " merekapun tertawa

Dan seketika kami bertatap mata. Ia memegang pipiku, lalu mendekatkan wajahnya ke wajahku..

Vina: "hey.. Mau apa kamu? Aku belum siap!"
Rehan: "yee, aku cuma melihat bulu matamu yang jatuh"  

parnooooo  bangeeet gue..

Terlihat 5orang yang menjuju kearah aku dan rehan.
Mika: "udah ga kangen kan lu sama rehan kan vin"
Rizky: "haha, iya tuh vin sebelum ketemu lu, sirehan bener2 nyariin lu "
Rehan: "kamu kangen sama aku vin?"
Akupun sangat gugup sekali, aku terlihat pucat disana..
Vina: "menurutmu?"
Kami pun tertawa bersama..

Keesokan harinya..
Seseorang mendatangiku kerumah dengan mobilnya.. Waw, yaampun... Ternyata seorang itu adalah rehan yang mengenakan baju SMA. Akupun berlari menuju depan rumah.
Vina: "hey rehan"
Rehan: "heey.. "
Vina: "loh?Kan kamu SMAnya dibandung? "
Rehan: "cielah, belum tau ya kalo aku pindah kesini.. Dan berencana pindah kesekolahmu.. Jadi bareng yuk? "
Vina: "ya..ya..yaudah"

Kami pun menuju sekolah. Dan setiba disana aku turun dari mobil. Aku dan rehan dipandang oleh siswa siswi disana.
Desi: "cuit.cuit.. Ganteng banget sumpah siapa tuh vin? Pacarlu ya?"

Aku pun menuju kelas dengan wajah pucat..
Setelah jam pelajaran dimulai rehan dengan bu siti(wali kelas kami) berjalan menuju kelasku. Dan memperkenalkan rehan kepada teman2nya..Aku pun terkejut karena rehan akan sekelas bersamaku.
Bu siti: "anak2 kita mendapatkan satu teman, silahkan perkenalkan dirimu nak"
Rehan: "haii semua.. Saya rehan pidahan dari SMAN 28 bandung, dan saya berharap kalian menerima saya disini.makasih"
Bu siti: "silahkan kamu duduk dibangku yang kosong."
 Ternyata bangku yang kosong itu berada disebelahku, yatuhan apa ini? Mengapa dia disini... Ucap vina dalam hati.
Rehan: "hay vin.."
Vina: "mengapa kamu pindah kekelasku?"
Rehan: "ingin dekat dengamu"
Aku pun terdiam
1 tahun Kami melewati persahabatan tanpa keraguan.
Siang itu seperti biasa aku sedang berdiam ditepi danau bersama rehan.. Dia selalu menatapku dengan ketulusan hati..
Tetapi...
Vina: "rehann" aku menatapnya.
Rehan: "aku mencintamu vina, tulus sekali dalam hatiku. Mau kah kamu menjadi pengisi hidupku? "
Vina: "iya, aku mau"
Rehan: "makasih sayangku"
Setiap kesekolah kami selalu bersama dan bergandengan tangan.. Membuat siswa perempuan disana iri sekali denganku..kamipun duduk bersama.
Maya: "eh vin.. Lo udh jadian ya sama sirehan?"
Vina: "tau dari mana?"
Maya: "Itu tangan lo."
Rehan: "iya, kami jadian. Kenapa?"
Temen2: "PJ woy haha.."
Rehan: "sipsip, gampang itu"
3bulan pun berlanjut hubungan kami dan rehan.

Kring..kring... Suara telephone rumah. Akupun segera mengangkatnya.
Vina: "haloo.."
Rehan: "haii vin, ini aku kita kedanau ya"
Aku segera kedanau.. Sesampai disana terlihat rehan membaringkan tubuhnya.
Vina: "rehan"
Rehan: "eh kamu udah datang"
Vina: "hehe"
Rehan: "sudah 3bulan kita pacaran belum ada yang bisa kuberikan kepadamu.. Jika aku telah tiada aku mohon sisakan ruangan kecil dihatimu untukku , agar aku tetap bersamau walau ku sudah tiada"
Vina: "kalau kamu tiada akupun tiada"
Rehan: "kamu harus bisa hidup tanpaku ya"
Vina: "aku engga bisa han, engga bisa" akupun menangis dipelukan rehan..
Rehan: "hey, jangan nangis dong sayangku. Aku kan masih disini. "
Vina: "pokoknya kamu ga boleh ninggalin aku!"
Rehan: "iya" aku memandangi langit dipundak rehan
Vina: "lihat deh burung merpati itu, mereka terlihat bersama2 tak pernah sendirian.. Jika sendirian hidup mereka tak akan bahagia..ya kan rehan?.. Kamu ngantuk ya rehan ?" Dia pun tidur dipangkuanku.. Sampai sore menjelang malam aku membangunkan rehan dan napasnya sudah tiada...
Vina: "REHANNNNN.... Aku mohon jangan tinggalin aku rehan. Aku ga bisa hidup tanpamu... Aku akan terus menunggumu sampai kau bangun, rehaaaan.. Aku mohon rehan aku mohon. Yatuhan ambilah nyawaku untuknya tuhan.. Agar dia melewati hidup ini dengan kebahagian ... aku ingin mendengar kamu bicara, tak apa jika kamu sedang memarahiku aku ingin mendengarkan suaramu lagi sayangku.. Aku mencintaimuuuuuu rehaan "
Aku menangis tiada henti, terdapat surat dikantong bajunya bertuliskan..



aku mendapatkan kabar rehan mempunyai penyakit jantung lemah, yatuhan ijinkan aku menerima kepergiannya. pastikan nanti engkau akan mempertemukan diriku dengannya tuhan..


THE END 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar