Salam
kenal namaku Nayla Permata. Panggil saja Nayla. Aku sekarang duduk di kelas 3
SD. Aku menyukai seekor kelinci. Langsung saja kubuka ceritaku......... pagi ini
adalah pagi yang sangat indah. Banyak kudengar suara burung yang berkicau merdu
dan mataharipun tampak lebih cerah dibandingkan hari sebelumnya. Aku
memang anak yang sedikit susah untuk bangun lebih pagi. Waktu sudah menunjukan
pukul 06.00 pagi. Aku
langsung bangun dari tempat tidurku dan langsung mandi. Karena hari ini hari
senin dan aku kebagian tugas upacara untuk membacakan UUD 45. Setelah
selesai mandi aku sedang berkaca di kamarku tiba-tiba mama masuk ke dalam
kamarku dengan muka yang sedikit muram....
Nayla :” mama kenapa?”
“kenapa muka mama muram,nanti cepet tua
loh....?”
(becanda ku agar mama tersenyum)
Mama :” Hem.....”(mama pun tersenyum kepadaku)
“mama
tidak apa-apa nak,mama hanya ingin memberi tahukan bahwa saat kamu naik-naikan kelasa nanti
kita semua akan pindah dan tinggal di jakarta.”
Nayla :”apa ?” (bentakku kaget dan sambil meneteskan
air mata)
Mama :”kamu kenapa ?”
“kamu tidak keberatan kan ?”
Nayla :”nge......nggak ma,Nayla tidak kebertan.
Tapi Nayla hanya sedih untuk meninggalkan kota ini,kota kelahiran
Nayla.”
Mama :”iya,mama juga tahu. Mama juga tidak ingin
meninggalkan kota ini tapi mau bagaimana lagi,kita harus ikut
pindah bersama papa. Sudahlah nanti kita bicarakan
lagi,sekarang kita turun untuk sarapan bersama papa dan kak riko.”
Nayla :”ya ma,nanti aku turun mama duluan aja.”
Mama :”ya”(jawab mama dengan singkat)
Setelah
mama turun,aku jadi merasa sangat sedih. Karena aku akan berpisah dengan teman
dan sahabatku,dan mungkin itu akan sangat menyedihkan buatku. Setelah
berberapa menit aku melamun,tiba tiba kak riko mengetuk pintuku “tok....tok....tok...”
dan menyuruhku untuk segera turun.
Kak riko :”Nayla,kamu disuruh mama dan papa segera
untuk turun tuh!!!”! ( ‘-‘ )
Nayla :”iya,sekarang aku turun.”
Sesaat
aku tiba di meja makan,papa agak sedikit aneh melihatku.
Papa :”kamu kenapa Nayla?”
Nayla :”enggak pa,Nayla nggk apa-apa.”
Papa :”lalu kenapa rotinya tidak di makan?”
Nayla :”Nayla.....tidak nafsu untuk makan pa.
Yaudah sekarang kita berangkat sekarang soalnya hari ini aku
kebagian menjadi petugas upacara dan membacakan UUD 45.”
Papa :” yaudah kalu gitu kita berangkat.”
Nayla :”mama,kak Riko Nayla berangkat ya?” (sambil mencium
tangan mama dan kak Riko)
Mama :”ya hati-hati ya di jalan.”
Nayla :assalamualaikum.”
Mama dan kak Riko :”waalaikumsalam.”
Saat
aku dan papa sedang di perjalan aku melihat Adam,Rasti,Rey,dan Umi sedang
berjalan untuk berangkat sekolah dan aku pun mengajak mereka untuk berangkat
bareng denganku......
Nayla :” hai semua !!!!!”
“mau nggak kalian berangkat bareng denganku?”
Adam :” boleh.....boleh.....itung-itung irit
energi. Hahaha ( “-” )”
(Rasti,Rey,Umi pun tertawa sambil
melirik kearah Adam)
Nayla :” yaudah ayo sekarang masuk takut terlambat
nih!!!!!!!!!”
Tanpa
kami sadari,kami sudah tiba di sekolah dan teman-teman kami pun sudah pada
baris dilapangan,aku pun langsung masuk kebarisanku. Tiba-tiba Ria menatapku
dengan sedikit aneh......
Ria :”mimpi apa semalam Nayla bisa datang
terlambata???” (._.)
Nayla :”Hem....(akupun tersenyum sambil menundukan
kepalaku)
“nanti aja deh aku ceritain mendingan
sekarang kita konsen sama tanggungan kita sebagai petugas
upacara.”
Ria :”ya”..... (jawab Ria dengan singkat)
Upacarapun
akhirnya selesai dan kami pun masuk ke kelas. Tiba-tiba ada sebuah pengumuman,bahwa
pengambilan raport akan dilaksanakan minggu ini. Sesaat
setelah mendengarkan pengumuman itu aku pun langsung lari tergesa-gesa kekamar
mandi sambil meneteskan air mataku. Tiba-tiba Umi menyusul ku dan menanyakan
keadaanku.
Umi :”kamu kenapa Nayla???”
“tiba-tiba
kamu kabur begitu saja.” Apa kamu sakit???”
(tanya Umi yang kelihatanya
sedikit cemas dengan keadaanku)
Nayla :”aku tidak apa-apa.”(dengan memeluk umi
sahabat ku dan sambil berkata “aku tidak ingin
kehilanganmu”
Umi :”qo.....aku jadi bingung ya!!!!” ‘-^
Dan akhirnya Nayla pun
menceritakan semuanya. Ternyata tanpa di sangka pada saat ku menceritakan
tentang diriku,umipun menangngis hingga terisak-isak. Dan setelah kami berdua
selesai bercerita kami langsung mencuci muka dan kembali kekelas.tanpa kami
sadari bahwa ternyata bel istirahat sudah tiba. Kami hari ini pulang memang agak cepat
karena kami sudah selesai UAS. Dan kamipun langsung pulang kerumah
masing-masing. 3 hari pun telah berlalu pada saat pengambilan raport tepatnya pada
hari jumat aku dan teman-temanku sangat khawatir dengan pengumuman kejuaraan
kelas dan akhirnya aku pun mendapatkan juara 3 dikelas ku. Namun kebahagiaanku
akan berakhir hanya sampai disini karena pada saat hari minggu nanti aku akan
berangkat ke jakarta dan meninggalkan kota ini untuk slama-lamanya. Setelah
usai pengambilan raport aku langsung masuk ke mobil dan aku menyuruh papa untuk
memberikan surat kepada Adam,Rasti,Rey,Umi dan Ria. Dan tidak lupa aku menyuruh
papa untuk memberikan kenang-kenanganya yang sudah ku siapkan untuk mereka
yaitu sebuah buku yang bersampul foto kami dan meminta nomor telfon mereka. Saat
jadwal keberangkatanku pun tiba dan ternyata badan ku agak sedikit demam
mungkin karena aku sedikit depresi.( ‘-‘ ) Tapi mama dan papa tidak mengetahiu
tentang diriku.setelah beberapa jam aku berada di atas pesawat akhirnya kamu
pun telah tiba di jakarta.papa pun langsung memberi tahu bude ku yang berada di
batam. dan setelah beberapa minggu aku tinggal di jakarta aku kangsung di
masukan kesekolahan SD ya...... yang menurutku beda jauh banget dengan
sekolahanku yang dulu. Hari
pertamakupun telah tiba aku duduk dikelas 3 SD akupun memperkenalkan namaku.
Jadi jarang aku bermain dengan teman-teman sekelasku. 4 tahun
pun telah ku jalni hidup dijakarta tapi ternyata hasilnya tidak ada yang
berubah sama sekali. Dan sekarang akupun berniat untuk bisa berubah menjadi anak yang
bisa patuh dan berbakti kepada orang tua. Sekarang aku duduk dibangku smp kelas
7 SMP dan masa-masa di sinilah aku bisa merasakan kesihan,kegembiraan,kegagalan
yang pernah ku alami. Dan setelah
hamper 1 tahun aku duduk dibangku SMP kelas 7,sebentar lagi aku akan naik
kekelas 8. Dan saat aku kelas 8 nanti aku ingin tidak satu kelas dengan
teman-teman pada saat aku kelas 8 ini. Tiba-tiba handpone aku berbunyi
kring………kring…………kring…………(“aduh siapa sih yang menelfone ku mengganggu saja”)
kataku.
Nayla :”hallo,assalmualaikum!!!!”
“maaf
ini dengan siapa ya?????”
Rey :” hallo juga.” Ini aku Rey,Nayla gimana kabar kamu????”
Nayla :”oh Rey,keadaanku baik-baik saja.”
Setelah
beberapa menit aku bercakap-cakap denganya tanpaku sadari Rey pun mengutarakan
isi hatinya kepada ku.dan di situ juga aku merasa sangat kaget,sebab……… aku
belum pernah pacaran sebelumnya -_- Aku pun
mersa sangat malu dan hanya bisa menjawab dengan suara kecil” iya,aku mau jadi
pacar kamu” dan mungkin ini baru saja terjadi 1 kali dalam hidupku wajar saja
kalau aku sedikit malu-malu. Sesaat saja aku baru menggeletakan handpone ku
tiba-tiba ada seseorang yang menelfone ku ternyata itu Umi sahabat karibku.
Umi :”hy….Nayla, gimana kabarmu????”
Nayla :”hemm…… baik aja ko.
Setelah percakapan sekedar salam
pembuka saja, aku menceritakan tentang kejadian tadi, dan tanpa ku sadari
ternyata Umin langsung marah dan menutup telfonenya begitu saja. Ternyata tanpa ku sadari Umi pun menyukai
Rey. Aku benar-benar tidak tahu. Dan aku
pun menjelaskan kepada Umi bahwa aku tidak tahu bahwa dia menyukai Rey juga.
Tapi aku harus bagaimana aku juga suka kepadanya. Yasudahlah akan kurelakan Rey
menjadi milik sahabat ku. Aku ikhlas ,jika sahabatku bahagia aku pun akan
merasakan kebahagiannya juga.tapi dia tidak mau mendengarkan penjelasan dari
ku,malahan dia memutuskan persahabatan yang kami jalani selama hampir 6 tahun. Dan
sekarangpun tak ada lagi persahabatan antara kami.karena semua persahabatan
kami hancur berantakan hanya karena cinta dan kesalah pahaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar