4/11/2012

mengejar Impian -cerpen


by: George J
Petang itu matahari masih bersinar untuk menerangi bumi. Seketika itu juga anak yang bernama Bayu pulang dari sekolahnya. Ia berumur 11 tahun dan duduk dibangku kelas 6 SD.
        Bayu memiliki keluarga yang cukup sederhana, ia tidak memiliki adik untuk diajak bermain. Ayahnya Bayu terkena penyakit pada kakinya, jika ayahnya berjalan kakinya terasa nyeri. Ibunya Bayu masih sehat untuk melakukan pekerjaan seorang ibu rumah tangga. Bayu memijat kaki ayahnya ketika sedang nyeri pada kakinya.
        Setiap hari Minggu Bayu menggantikan pekerjaan ayahnya untuk mencari nafkah, untuk membeli beras jika dapat uang banyak. Dengan membawa sebuah botol yang berisi dengan beras dan suaranya yang indah, ia mengamen di terminal kadang di lampu merah ia menyanyi. Waktu itu Bayu pulang tidak terlalu sore dan membawa sekantung beras hasil ia mencari nafkah. Bayu tiduran di padang rumput dan menatap ke atas langit. “Impian ku adalah menjadi seorang yang mengobati orang-orang yang sakit, yaitu seorang Drs ( Dokterandes )” Kata Bayu dalam hati. “Sekarang aku haru pulang untuk memberikan beras kepada orangtuaku” Kata Bayu. Sesudah dari membeli beras Bayu sampai di rumah. Bayu lalu memberikan sekantung beras keibunya untuk dimasak menjadi nasi.
“Sdebaiknya kamu membersihkan diri, karena kamu telah lelah mencari uang untuk membeli beras ini, yu.. !”
“Baiklah bu, aku akan mandi setelah aku selesai beristirahat dahulu”
“Ya sudahlah, tapi ingat mandi ! ”Kata ibu Bayu
“Ya bu” Kata Bayu.
        Sesudah mandi Bayu lalu memakan makanan yang sudah dimasak oleh ibunya. Setelah makan lalu Bayu merapihkan pelajaran untuk belajar di sekolah.
Tahun demi tahun berlalu . . . .
        Sekarang Bayu sudah berumur 18 tahun tak kerasa waktu sangat cepat berjalan selama 7 tahun. Bayu sekarang sudah kuliah, dia mengambil S1 sarjana selama 10 tahun ­­– S2 Drs, impiannya sejak dulu. Orangtua Bayu sangat bangga karena Bayu dapat melanjutkan sekolah sampai kuliah, tapi sayang ayahnya bayu telah meninggal pada waktu Bayu berumur 15 tahun, yaitu 3 tahun yang lalu.
Bayu memang anak yang bisa dikatakan berprestasi, karena dia yakin untuk bisa melakukannya. Jadi Bayu sudah tidak bekerja mencari uang lagi tiap pulang sekolah, karena ibunya sudah mempunyai usaha yaitu berdagang seperti dagang sembako, gorengan, dan lain-lain. Bayu pun dapat bersama dengan ibunya untuk berdagang.
10 tahun berlalu . . . .
        Akhirnya selesai juga kuliah Bayu dari S1 – S2 menjadi Drs. Betapa bangganya ibunya Bayu, karena sudah dari dulu ia membesarkan Bayu sampai akhir ini. “Akhirnya, impian ku tercapai juga, yeahhhh”Kata Bayu sambil melompat. “Baiklah aku sekarang sudah menjadi Drs, aku tidak akan menyianyiakan kesempatan ini dan aku harus bisa menjadi dokter yang baik bagi orang-orang, yang terkena penyakit/luka-luka akibat terjadi bencana/kecelakaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar