Pada
saat matahari ingin terbenam aku berjalan untuk pulang kerumah. Kulihat ada
seorang anak duduk di atas trotoar dan bersandar di tiang listrik dengan baju
yang kumal.
Tiba-
tiba ada mobil yang berhenti di trotoar itu dan keluarlah seorang wanita
berkerudung lalu berkata pada anak yang sedang di pinggir trotoar, “Adik lapar
?” Lalu anak itu menjawab, ”Iya ka “ .
Lalu
wanita itu kembali ke mobilnya untuk mengambil nasi bungkus yang baru di
belinya di warung makan dekat dari situ. Lalu wanita itu keluar kembali dari
mobilnya dan berkata kepada anak itu, ” Ini buat ade makanan .“ Lalu anak itu
menjawab, “ Terimakasih kak .“ Lalu wanita itu menjawab, “Sama-sama .“ Dan ia
langsung masuk kedalam mobilnya.
Keesokan
harinya aku sedang berjalan ingin menuju ke sekolah. Aku melihat nenek tua yang
rentan ingin menyebrang. Tiba-tiba aku melihat mobil mobil yang berhenti dekat
nenek itu dengan plat nomor B 1052 FFK.
Lalu
dalam hatiku aku berkata, ” Bukan itu mobil yang kemarin menolong anak yang
berada di pinggir jalan”. Lalu keluar seorang wanita yang berkerudung.
Dalam
hatiku aku berkata kembali, “Bukan itu wanita yang kemarin yang menolong anak
yang berada di pinggir jalan”. Lalu wanita itu menghampiri nenek yang berada
dipinggir jalan lalu wanita itu berkata, “Nenek mau menyebrang ? “ Lalu nenek
itu menjawab, ” Iya nak” Lalu wanita itu berkata,” Ayo nek saya bantu
menyebrang .”
Lalu
wanita memegang tangan nenek itu dan menyebrangi nenek itu lalu nenek itu
berkata, “ Terimakasih ya nak .“ Lalu wanita itu menjawab, “ Sama – sama nek ”.
Lalu wanita itu langsung kembali ke mobilnya.
Keesokan
harinya kira – kira jam 05.00 sore saat aku sedang bermain bola di lapangan
tiba tiba ada mobil yang berhenti dengan
plat nomor yang sama seperti kemarin pagi. Lalu keluar seorang wanita
berkerudung lalu aku berkata di dalam hatiku “ Sudah tiga kali aku bertemu
dengan wanita itu ” .
Ia
mulai berjalan menuju kearah tempat sampah yang berada di depan lapangan. Aku
bertanya pada diri ku, “Apakah wanita itu mau mengambil sampah atau menolong
hewan? “ Wanita itu ternyata mengambil anak kucing yang kurus dan dengan bulu
yang kusut. Lalu diselimutinya anak kucing itu dengan sapu tangannya.
Karena
aku penasaran aku pun memanggil wanita itu, “ Kak, kak kesini. “ Lalu wanita
itu menghampiriku dan berkata, “ Ada apa dik memanggil kakak ? “ Lalu aku
menjawab, “ Mengapa kakak suka sekali menolong orang lain ? “.
Lalu
wanita itu menjawab, “Oh itu, jadi begini kakak pada umur 15 tahun ayah kakak
meninggal jadi sejak saat itu kakak berjuang untuk melanjutkan sekolah semua
cara kakak tempuh seperti jualan kue setelah pulang sekolah, menjual mangga
pada musim mangga. Pada kelas satu sma kakak bertekad kalau kakak sukses kakak
ingin menolong orang lain . ”
Lalu
aku bertanya lagi, “ Kakak berkerja menjadi apa? “ Lalu kakak itu menjawab
dengan suara yang pelan, “Direktur” Lalu kakak itu, “ Bertanya adik namanya
siapa? ” Lalu aku menjawab, ” Nama saya Fajri kakak, kalau nama kakak siapa? “
Lalu kakak itu menjawab, “ Zahra, sudah ya dik kakak sudah di tunggu sama sopir
kakak Assalammualaikum “. Lalu aku menjawab, “ Waalaikumsalam “.
Lalu
aku pulang kerumah. Sambil berkata di dalam hatiku “ Subhanaallah, betapa
mulianya hati wanita itu ”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar