By: angel M
Malam sangat mencekam,hati
dan pikiran ku tak bisa tenang,tak ku bayangkan lagi anak sekecil dan
sepolosnya telah menderita sakit yang bisa di bilang tidak mudah untuk di sembuhkan,
ia adalah orang yang tak lain adik ku sendiri yang bernama Violla Ananda ,ia
menderita sakit kanker otak yang sudah stadium terakhir atau tingkat stadium
empat sejak umur lima tahun,umurnya kini sudah menjelang tujuh tahun,artinya
sudah genap dua tahun dia menanggung penyakit nya ini,kini ia hanya bisa
menghabiskan waktunya di kasur rumah sakit,namun agar tak kesepian,aku selalu
menjenguknya sepulang sekolah dan di saat waktu luangku ada.
Hari ini sepulang sekolah aku akan ke rumah sakit,tetapi
sebelum nya aku akan ke toko buah
terlebih dahulu, untuk membelikan nya beberapa buah,termaksud buah
kesukaannya yaitu buah naga,seusai dari sana aku melanjutkan perjalanan hingga
aku sampai di rumah sakit.
“Hy Vi….,sedang apa?,kaka
punya sesuatu buat kamu,ini!”ucapku sembari memberinya sekantung plastik yang
berisi buah-buahan
“Wah….kak,makasih ya…”ucap
Violla,dan akupun segera mengupaskannya buah yang di mintanya,tiba-tiba Violla
menanyakan sesuatu
“Kak Rene….,lagunya sudah
selesai kaka buat?” tanyanya padaku ,memang setiap minngu nya aku selalu
membuatkan lagu untuk menghibur Violla,ia sangat suka dengan semua lagu ku,hampir
semua laguku di hapalnya,
“Sudah,apa kau mau
mendengar nya?.” tanyaku
“Ya…,tentu” jawabnya .Dan
akupun segera menyanyikannya,lagu yang ku buat berjudul bunga mawar
Bunga mawar
indah…
Nan elok rupanya…
Bermacam warna nya……
Harum wangi nya………
Menghiasi keindahan tamanku…..
Membuat hatiku selalu tenang…..
Walau ku tahu keindahan mu hanya
sesaat……..
Namun indah mu terukir di hatiku………..
ia sangat suka dan senang
dengan lagu buatanku,ia meminta kembali aku membuatkan lagu untuknya,setelah
menjenguk Violla akupun pulang ke rumah.
Malam ini aku tidak bisa tertidur,aku selalu terpikirkan
Violla,aku berandai-andai ia berada di samping ku menemani tidurku sampai pagi
menjelang,namun itu hanya khayalan belaka,aku tidak pernah berfikir itu akan
menjadi kenyataan,di tengah khayal ku,aku menciptakan sebuah lagu dan ku tulis dalam selembar kertas putih,tetapi
kantuk mulai datang,ku simpan lembar kertas itu di mejaku dan segera aku
menutup mata untuk tertidur.
Pagi datang,matahari telah menampakan diri di tengah
awan,hari ini aku akan berangkat sekolah,tetapi ini sangat aneh,di sekolah aku
merasa sangat gelisah,enatah mengapa?,kegelisahan ku itu cukup menngangu
ku,sampai-sampai bu Hera,guru matematika ku menegurku dengan lembut,karena aku
yang terlihat tida memperhatikan pelajaran. Sepulang sekolah aku segera pergi
untuk ke rumah sakit,namun aku pulang terlebih dahulu ke rumah,untuk mengganti
baju,namun niatku sirnahlah sudah,tak ada guna lagi aki pergi ke rumah sakit,di
hadapanku berdiri banyak orang berpakaian hitam dengan wajah sedih,ya….,Violla
telah di panggil oleh Tuhan,air mata tak dapat ku bendung lagi,aku segera masuk
ke dalam rumahku yang sudah di padati orang banyak yang juga berduka,di hadapan
ku telah tebujur kaku dirinya,kini senyumannya hilang,tak ada lagi inspirasi
hidupku dan teman hari-hari ku,kini tinggal duka yang tersisah.
“Violla,maafkan aku belum sempat menyanyikan lagu terakhir
ini untukmu..,semoga di tempat terindah mu itu,kau bisa dengarkan lagu terakhir
ku ini untukmu.” Lirihku dalam hati
Catatan:”Semoga kau senang
dengan ceritaku,dan semoga bermanfaat………..J”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar