4/11/2012

lagu terakhir untuk violla


By: angel M
Malam sangat mencekam,hati dan pikiran ku tak bisa tenang,tak ku bayangkan lagi anak sekecil dan sepolosnya telah menderita sakit yang bisa di bilang tidak mudah untuk di sembuhkan, ia adalah orang yang tak lain adik ku sendiri yang bernama Violla Ananda ,ia menderita sakit kanker otak yang sudah stadium terakhir atau tingkat stadium empat sejak umur lima tahun,umurnya kini sudah menjelang tujuh tahun,artinya sudah genap dua tahun dia menanggung penyakit nya ini,kini ia hanya bisa menghabiskan waktunya di kasur rumah sakit,namun agar tak kesepian,aku selalu menjenguknya sepulang sekolah dan di saat waktu luangku ada.
        Hari ini sepulang sekolah aku akan ke rumah sakit,tetapi sebelum nya aku akan ke toko buah   terlebih dahulu, untuk membelikan nya beberapa buah,termaksud buah kesukaannya yaitu buah naga,seusai dari sana aku melanjutkan perjalanan hingga aku sampai di rumah sakit.
“Hy Vi….,sedang apa?,kaka punya sesuatu buat kamu,ini!”ucapku sembari memberinya sekantung plastik yang berisi buah-buahan
“Wah….kak,makasih ya…”ucap Violla,dan akupun segera mengupaskannya buah yang di mintanya,tiba-tiba Violla menanyakan sesuatu
“Kak Rene….,lagunya sudah selesai kaka buat?” tanyanya padaku ,memang setiap minngu nya aku selalu membuatkan lagu untuk menghibur Violla,ia sangat suka dengan semua lagu ku,hampir semua laguku di hapalnya,
“Sudah,apa kau mau mendengar nya?.” tanyaku
“Ya…,tentu” jawabnya .Dan akupun segera menyanyikannya,lagu yang ku buat berjudul bunga mawar
                Bunga mawar indah…
                Nan elok rupanya…
                Bermacam warna nya……
                Harum wangi nya………
Menghiasi keindahan tamanku…..
Membuat hatiku selalu tenang…..
Walau ku tahu keindahan mu hanya sesaat……..
Namun indah mu terukir di hatiku………..
ia sangat suka dan senang dengan lagu buatanku,ia meminta kembali aku membuatkan lagu untuknya,setelah menjenguk Violla akupun pulang ke rumah.
        Malam ini aku tidak bisa tertidur,aku selalu terpikirkan Violla,aku berandai-andai ia berada di samping ku menemani tidurku sampai pagi menjelang,namun itu hanya khayalan belaka,aku tidak pernah berfikir itu akan menjadi kenyataan,di tengah khayal ku,aku menciptakan sebuah lagu dan  ku tulis dalam selembar kertas putih,tetapi kantuk mulai datang,ku simpan lembar kertas itu di mejaku dan segera aku menutup mata untuk tertidur.
        Pagi datang,matahari telah menampakan diri di tengah awan,hari ini aku akan berangkat sekolah,tetapi ini sangat aneh,di sekolah aku merasa sangat gelisah,enatah mengapa?,kegelisahan ku itu cukup menngangu ku,sampai-sampai bu Hera,guru matematika ku menegurku dengan lembut,karena aku yang terlihat tida memperhatikan pelajaran. Sepulang sekolah aku segera pergi untuk ke rumah sakit,namun aku pulang terlebih dahulu ke rumah,untuk mengganti baju,namun niatku sirnahlah sudah,tak ada guna lagi aki pergi ke rumah sakit,di hadapanku berdiri banyak orang berpakaian hitam dengan wajah sedih,ya….,Violla telah di panggil oleh Tuhan,air mata tak dapat ku bendung lagi,aku segera masuk ke dalam rumahku yang sudah di padati orang banyak yang juga berduka,di hadapan ku telah tebujur kaku dirinya,kini senyumannya hilang,tak ada lagi inspirasi hidupku dan teman hari-hari ku,kini tinggal duka yang tersisah.
        “Violla,maafkan aku belum sempat menyanyikan lagu terakhir ini untukmu..,semoga di tempat terindah mu itu,kau bisa dengarkan lagu terakhir ku ini untukmu.” Lirihku dalam hati

Catatan:”Semoga kau senang dengan ceritaku,dan semoga bermanfaat………..J
                                                            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar