4/11/2012

Taman Sahabat -Cerpen


by: Heda R.A.W
Pada suatu pagi yang cerah di sebuah taman, ada seorang anak bernama Natalia, dia memiliki dua orang kakak perempuan dan satu adik laki-laki. Natalia suka bermain gitar sambil bernyanyi bersama kedua kakak dan adiknya. Natalia tinggal di sebuah rumah di perumahan elit, orang tua Natalia adalah pengusaha yang kaya, dan kedua orang tua Natalia juga sangat sibuk tapi dia tidak pernah merasa kesepian tanpa orang tua nya itu, karena dia memiliki kakak dan adik juga sahabat yang selalu menemani dia.
        Natalia memiliki banyak teman dan juga sahabat di sekolahnya. Beberapa sahabatnya adalah Michel, Bila, Rangga, Raza, dan Putri. Tapi sahabat terdekatnya adalah Putri. Mereka sudah berteman sejak kelas satu SD dan sekarang mereka sudah kelas satu SMP, jadi Natalia dan Putri sudah berteman kurang lebih selama 7 tahun. Mereka berdua sudah seperti saudara.
        Rumah tempat Putri tinggal letaknya tepat bersebrangan dengan rumah Natalia. Mereka sering berangkat ke sekolah bersama, karena mereka bersekolah di sekolah yang sama, bahkan mereka satu kelas dan selalu duduk sebangku. Mereka berdua memiliki hobi yang berbeda, Putri sangat suka membaca buku seperti buku pengetahuan dan novel, sedangkan Natalia suka bermain gitar. Tapi tempat yang paling mereka suka sama, yaitu taman. Mereka suka pergi ke taman berdua, terkadang saat jam istirahat sekolah mereka menghabiskan waktunya di taman sekolah. Bukan hanya di sekolah, di dekat rumah mereka, ada sebuah taman kecil yang di tengah taman tersebut terdapat kolam kecil yang dikelilingi oleh beberapa kursi panjang. Disanalah Putri dan Natalia suka menghabiskan waktunya bersama. Di taman itu biasanya mereka berdua duduk di pinggir kolam kecil itu. Mereka sangat sering menghabiskan waktu mereka hanya berdua di taman, terutama taman itu. Yaaa, Putri pasti selalu membaca buku-buku pengetahuan dan novelnya disitu, dan Natalia memainkan gitar kesayangannya.
        Taman itu adalah tempat pertama kali Natalia dan Putri bertemu, maka dari itu mereka sering ke taman itu bersama. Natalia dan Putri menamakan taman itu dengan sebutan taman sahabat, yang berarti tempat itu adalah taman yang menandakan sebuah persahabatan.
        Hari demi hari berlalu.... Natalia dan Putri menjalani kehidupan mereka. Saat bel istirahat sekolah, Putri dan Natalia pergi jajan ke kantin lalu mereka berdua ke taman. Saat di taman, putri yang sedang membaca novel tidak sengaja menjatuhkannya, saat Natalia melihat ke arah Putri, Putri terlihat sedikit agak melamun. Akhirnya natalia yang tadinya sedang asik bernyanyi mengambil novel yang dijatuhkan Putri tadi. Karena Natalia heran, dia bertanya ke sahabatnya itu, “ada apa, Put? Kamu ada masalah? Cerita aja” kata Natalia sambil tersenyum ke arah Putri. Putri sejenak terdiam dan tersenyum ke arah Natalia lalu bercerita kepada Natalia apa yang sedang terjadi.
        Setelah Putri menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, Natalia sangat kaget dan sedih setelah mengetahui yang terjadi. Ternyata Putri mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolahnya disebuah sekolah bagus di Singapore. Wajar saja jika Putri mendapatkan beasiswa itu, dia memang anak yang sangat pintar dan rajin. Putri juga anak satu-satu nya, jadi orang tua Putri pasti melakukan apapun yang bisa membuat anaknya bahagia. “Jadi mungkin hari ini hari terakhir aku bertemu teman-teman dan sahabatku disekolaah ini, Nat” kata Putri sambil menahan tangisnya, lalu Natalia langsung memeluk Putri.
        Keesokan paginya, Natalia bertemu dengan Putri di taman sahabat, dan mungkin itu untuk yang terakhir kalinya mereka bertemu di taman itu. Karena Putri juga akan terus melanjutkan sekolahnya dan tinggal di Singapore. Putri akan berangkat ke Singapore naik pesawat jam empat sore nanti. Natalia dan Putri berjanji walaupun mereka sudah tidak bisa bertemu lagi, tapi jangan lupakan semua kenangan persahabatan ini, dan taman sahabat ini menjadi tempat pertama kita bertemu dan berpisah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar